Jangan
merasa nyaman seperti itu, Karena kita masih begitu asing. jangan bersikap
begitu sembarangan, karena kau tahu aku tak pernah lagi ingin mengulanginya,
Jangan berbuat seperti apa yang pernah kau lakukan di awal kita sebelum ada
akhir dari kita. Sekali lagi ku minta, Jangan mendesaku seperti anak kecil,
karena kita tahu bagaimana ini akhirnya. Dan aku tak ingin memulainya lagi
seperti apa yang pernah ku lakukan, seperti akhir yang seperti apa yang pernah
ku dapatkan.
Aku
tak menyukai cinta dari jiwa masa muda, terlalu banyak hal yang bermain dengan
api. Dan aku pernah terbakar karenanya, Aku hanya terjatuh dan bergetar
sedikit, tapi aku baik – baik saja?, tidak sebenarnya adalah ... Aku masih
membencimu, kau yang telah meninggalkan diriku. Aku masih membenci seseorang
yang begitu manis ketika masih ada kata ‘kita’ dalam perjalanan kisah itu, aku
mencoba mencintai lagi tapi Hatiku masih tetap dingin, hatiku masih sakit,
namun hatiku masih Merindukanmu . . .
Jangan
bersikap cerah seperti itu, Karena dunia ini masih gelap. Bagaimana aku bisa
tersenyum cerah, apa kau tak bisa melihatku lebih dalam?. Jika kau tahu
sebenarnya aku sedih, karena aku pernah ada di sana, dalam posisi yang seperti
apa. Sungguh, aku tak suka cinta yang penuh perhitungan, Aku bahkan tak pernah
bisa lagi percaya akan apa itu cinta, dan bagaimana jatuh cinta dengan benar
dan semestinya. Karena pada kenyata’annya cinta bukanlah cerita tentang
kebahagiaan saja, selalu ada titik di mana kau akan terbang tinggi dan kau akan
jatuh tersungkur.
Mungkin
aku hanya lelah, tapi aku baik – baik saja. Tidak sebenarnya aku . . . Masih
membencimu atas apa yang kau lakukan, aku masih membencimu. Cinta yang telah
meninggalkanku dalam gelap, Aku masih tak bisa melakukan atau memulai sesuatu
yang seperti apa pernah ku lakukan, karena aku masih merindukanmu . . .
Aku
tak pernah tahu bahwa Cinta dihari mudaku berakhir seperti ini, seharusnya kita
bahagia, seharusnya aku senang dan ku harap Kau pasti senang. Ini adalah akhir
untuk kita, dan aku tak ingin memulainya lagi meski dengan siapapun, karena aku
tahu jika kita memang pernah saling mencintai Bahkan jika waktu yang lama
berlalu, kita masih akan mengingat satu sama lain, Saat-saat ketika masih ada
kata "kita"




0 comments:
Posting Komentar